Sekuntum bunga cempaka
Berwarna putih
Tertatih-tatih
Melirik sedih
Tanpa letih
Memandang mata nan pedih
Terpikir lagi peristiwa tadi
Membayangi kembali
Tadinya ku bermaksud melupakan diri
Sempat aku dibuatnya mati
Matahari terus bayangai
Kulitnya yang putih mewangi
Ia tak kunjung jua pergi
Meninggalkan aku yang terus di sini
Sampai aku mati kedua kali
Cirebon
10 Desember 2008
13
Dzulhijah 1429
Tidak ada komentar:
Posting Komentar