Selasa, 29 Desember 2015

Lamunan malam

Serpihan kertas putih pembawa berita
Dalan keheningan lalu lalang
Dalam keramaian malam yang petang
Melingkupi ayat-ayat bintang gemilang

Tak penah ku dapatkah sebuah
Hati dari seorang petani
Yang menawarkan hati
Menyelimuti Ibu Pertiwi

Tubuh bergoyang-goyang
Ke kiri dan ke kanan
Melambai-lambai
Mengajak orang menghampiri kesedihan


Pare, Kediri,
15 Mei 2008
10 Jumadil Awal 1429

Tidak ada komentar:

Posting Komentar