Kamis, 07 Januari 2016

Mana Ku Tahu

di atas pundak ini tertanggung
sebuah massa yang renggang
semua tingkah dan kelakuan
seakan diawali olehnya
tak segerak pun lepas dari matanya
tak sebaris kata pun lepas dari telinganya

hidup serasa dikekakang
terpenjara oleh seseorang
hidup serasa ditekan
segala tingkahku sendiri
kemerdekaan serasa terampas
kebebasan serasa dilibas
keberadaan serasa jadi ampas

mana ku tahu ia begitu
dalam hati tabik tak merasa
seperti begini
buah yang baru kutemukan
direnggut oleh teman sepermainan
dimamahnya pelan-pelan



cirebon
17 pebruari 2008
10 shafar 1429

Tidak ada komentar:

Posting Komentar