Mendapatkan sepotong hati
Seorang kiai
Petinggi
Pimpinan mengaji
Tempat tumpuan hati
Mencari jati diri
Angin sepoi-sepoi
Menyelusup ke dalam tulang rusuk sejati
Menyelusuri lorong sempit, sunyi
Melewat congkak
Tak menganggap
Gelembung-gelembung kecil nan mungil
Sepotong hati
Ku bawa berlari
Menyusuri pinggiran pantai
Diiringi irama berderai-derai
Mencuat di antara pondok kecil nan permai
Babakan,
01 February 2009
06
Shafar 1430
Tidak ada komentar:
Posting Komentar